Terbaru

Brian Praszetyawan's Blog

Welcome

SELAMAT DATANG di Brian Praszetyawan's Blog
Bila anda mau bertanya atau menyampaikan sesuatu silakan komentar di blog ini. Bisa juga lewat email: brian_cisc@yahoo.co.id. Twitter: @praszetyawan


Protected by Copyscape Duplicate Content Detector

Permainan Tradisional Jaman Dahulu (1): Bite Tujuh

Dulu, waktu gw masih SD, saat sore hari merupakan waktunya buat main. Gw sama temen-temen gw berkumpul di sebuah lapangan untuk bermain. Biasanya sih main bola atau main Kasti. Tapi ada juga berbagai macam permainan tradisional yang sering gw mainkan sama temen-temen gw.
Gw jarang bahkan gak pernah liat anak-anak disekitar rumah
Gw mau menceritakan tentang permainan tradisional tersebut dan sekarang dimulai dari Bite Tujuh.

Ada yang tau Bite tujuh ? Mungkin nama nasional untuk permainan ini adalah Batu Tujuh.

Bite adalah pecahan atau kepingan genteng rumah. Jadi maksud dari nama Bite tujuh adalah kepingan genteng yang disusun keatas sebanyak 7 kepingan.

Pada dasarnya, permainan ini mirip petak umpet. Namun untuk 
Cara mainnya adalah pertama disusun dahulu bitenya. Kemudian, dibuat garis sebagai pembatas antara susunan bite dengan pemain yang akan melempar keramik untuk menghancurkan bitenya.

Untuk menentukan siapa yang pertama jaga, semua pemain melempar keramik ke susunan bite tersebut. Pemain yang jaga adalah yang lemparannya menghancurkan susunan bite tersebut atau yang jarak jatuhnya keramik dengan susunan bite, paling jauh. Menentukan jaraknya adalah dengan menghitung berapa langkah antara susunan bite dengan tempat jatuhnya keramik.

Nah, setelah ditentukan siapa yang jaga, permainan yang sebenarnya baru dilakukan. Para pemain kembali melempar keramik. Kali ini untuk menghancurkan susunan bitenya. Kalau bitenya hancur, semua pemain langsung ngumpet dan yang jaga menyusun susunan bite lalu mencari semua pemain yang bersembunyi tersebut.

Jika menemukan pemain yang bersembunyi, orang yang jaga itu menyebut nama pemain tersebut dan adu lari dengan pemain itu untuk menginjak keramiknya dan mengatakan "serobot". Jika si pemain yang lebih dulu menginjak keramik miliknya dan mengatakan "serobot" maka pemain itu aman. Namun jika yang jaga yang duluan menginjak keramiknya, maka si pemain yang jaga.

Selain berjuang mencari semua pemain, si penjaga juga harus waspada dengan susunan bitenya. Karena Jika ada yang berhasil menghancurkan bitenya, si penjaga harus menyusun ulang. Dan pemain yang sudah ketangkep, bisa ngumpet lagi.

Setelah semua pemain ditemukan, permainan diulang lagi. Pemain yang paling pertama ditemukan penjaga, mendapat giliran menjadi penjaga. 

1 comments:

bujsngga mengatakan...

udah saya pasang linknya gan, silahkan pasang balik... matur tengyu.... :D

Poskan Komentar

Silakan mengirimkan komentar yang sesuai dengan postingan diatas.
Jika ingin mencopas postingan diatas, harus mencantumkan link blog ini
terimakasih...

Langganan Artikel

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner


Banner

Komunitas Blogger Bekasi

blog-indonesia.com Top personal blogs
 

Brian Praszetyawan's Blog Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger